Beranda » Pulau Pari » Mengenal Sejarah Pulau Pari

Mengenal Sejarah Pulau Pari – Setiap tanggal 17 Agustus, Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan. Tak hanya menyemarakan Hari Kemerdekaan nya saja, sebagai bangsa Indonesia juga harus mengetahui bagaimana Sejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Indonesia merupakan Negara yang akan kaya sejarah. Penjajahan di berbagai daerah beberapa ratus tahun silam menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka. Mulai dari Negara Portugis datang ke Indonesia dan menguasai wilayah Pulau Maluku selamat 86 tahun. Selanjutnya Spanyol yang menjajah wilayah Sulawesi Utara selama kurang lebih 171 tahun.

Sejarah Pulau Pari

Sejarah Pulau Pari

Dan penjajahan paling lama selanjutnya adalah Belanda selama kurang lebih 344 tahun yang menjajah hampir seluruh wilayah Indonesia. Penjajahan terakhir dilakukan oleh Jepang selama 3,5 tahun, setelah itu Bangsa Indonesia berhasil Merdeka. Selama masa penjajahan tersebut seluruh bangsa Indonesia terus berjuang dengan keras dan tak menyerah untuk mendapatkan kemerdekaannya. Hampir seluruh wilayah Indonesia mempunyai sejarah tentang penjajahan dan kemerdekaan masing-masing, termasuk Pulau Pari.

Pada masa penjajahan Belanda di wilayah Tangerang, Banten, seluruh masyarakat tersebut melarikan diri ke wilaya Pulau Pari untuk menghindari kerja paksa tanpa upah. Pulau Pari saat itu belum memiliki nama dan masih menjadi pulau asing. Setelah itu pada tahun 1990-an, Pulau ini dinamai Pulau Pari karena dahulunya wilayah ini merupakan laut dangkal yang terdapat banyak sekali ikan pari.

Setelah beberapa tahun kemudian, Pulau Pari tidak hanya dihuni oleh para pengungsi yang melarikan diri dari para penjajah tetapi juga masyarakat yang dulunya tinggal di sekitar wilayah tersebut. Karena  memiliki suasana yang aman dan nyaman, banyak masyarakat tangerang yang antusias dan meninggalkan tempat tinggal lamanya untuk tinggal di Pulau Pari ini. Selanjutnya setelah Belanda pergi dari Indonesia, Negara Jepang sebagai pengganti penjajah Indonesia menemukan banyak masyarakat yang menetap di Pulau Pari ini. Kemudian setiap masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut di paksa menjadi nelayan dengan tanpa bayaran sepeserpun dan hasil pelayarannya di berikan kepada pihak Jepang. Hal tersebut tidak berlangsung lama karena Indonesia telah merdeka.

Seiring berjalannya waktu Pulau Pari yang terletak di Kepulauan Seribu, Jakarta ini,  mulai mengembangkan budaya alamnya yang dikelola oleh masyarakat setempat. Di sekitar Pulau Pari mulai melakakukan berbagai cocok tanam seperti rumput laut bali hijau dan beberapa peternakan hewan. Kerena pertanian di pinggir pantai ini mulai berkembang pemerintah Jakarta memberikan dukungannya dan membuat pusat penelitian untuk rumput laut yang didirikan disana atas dasar Lembaga Pengetahuan Indonesia atau LIPI yang berada di sebelah barat Pulau Pari kemudian di resmikan oleh gubernur Ali Sadikin.

Hingga saat ini Pulau Pari menjadi tempat wisata cukup populer yang bisa menaikkan ekonomi masyarakatnya. Sejarah Pulau Pari memang harus terus dilestarikan agar tidak hilang ditelan jaman. Dalam prakteknya sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, Sejarah Pulau Pari ini harus terus diingat. Klik Info Jadwal Reguler Tour Pulau Pari yang berangkat setiap minggunya.

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.